Menu Close

Tentang Jannatul Maiyah

0Shares

Menarik, mencermati perubahan sebutan JM , dari Jamaah Maiyah, menjadi JANNATUL MAIYAH. Jannah dalam hal ini diartikan Kebun. Maka secara pribadi saya cermati apa yang ada di kebun.

Kebun adalah, minimal ada bermacama-macam tetumbuhan. Ada pohon dengan akar dan dahan kuat semacam jati, mahoni ataupun pohon buah. Juga ada tanaman sayur mayur, tentu diantara tetumbuhan tidak ada yg ingin lbh tinggi dari yang lain. Masing masing memvibrasi dirinya sendiri semaximal sesuai fungsi yang diamanatkan Tuhan. Bahkan jika pohon tinggi menutupi cahaya matahari, maka sayuran yg rendah hanya akan berusaha mengubah dahannya yang lunak atau membesarkan daunnya ( sendiri) tanpa harus mengekspresikan dengan berlebihan.

Sungguh menarik mencermati masing-masing watak pohon disebuah Kebun. Belum lagi adanya makhluk diluar tetumbuhan, semacam serangga kumbang, tawon, dll. Ada kerjasama luarbiasa berdasar lembaran program diluar kehendak ” diri” nya.

Adanya pesan besar, bahwa masing-masing hanya berkewajiban menjaga tanggungjawab di dalam dirinya, sementara diluar itu sudah tersedia aneka macam ” pelaksana tugas harian”, kumbang akan mengambil putik sekaligus mengawinkan jenis tertentu, burung memakan buah sekaligus menebar benih diluar kebun, dan jutaan harmoni yang sangat luarbiasa.

Ada rasa ayem, tenang, bahagia, mencermati hal diatas, bahkan ditengah ketidakpastian budaya dan masa depan yang lebih luas, tak mampu mengusir rasa besar harapan dan percaya diri atas Jannatul Maiyah.

Semoga apapun yang dilakukan Mbah Nun demi kebaikan seluruh Ummat Manusia siapapun itu, diberikan kekuatan dan penyelesaian baik…….

Oleh: Munir Asad

Tulisan terkait